Ancaman Abrasi di Tengah Pandemi

Garis pantai di beberapa tahun terakhir mengalami penyempitan yang cukup mengkhawatirkan akibat dari abrasi. Data Kementerian Kelautan dan Perikanan yang dilansir oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebanyak 400 kilometer pantai di Indonesia telah tergerus abrasi. Hilangnya bibir pantai akibat abrasi itu, paling parah terjadi di sepanjang pantai utara Pulau Jawa.

Sebanyak 44 persen tercatat garis pantai yang sudah hilang dari total pantai sepanjang 745 kilometer. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi atau setidaknya menghambat masalah abrasi, seperti pembangunan alat pemecah ombak dan penanaman mangrove di sekitar pantai.

Meskipun sulit, usaha untuk mengatasi abrasi harus terus dilakukan. Jika masalah abrasi ini tidak segera ditanggulangi, bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun ke depan luas daratan di Indonesia banyak yang terancam hilang.

Related News & Articles

PT. Gagas Envirotek Indonesia – Solusi Terbaik untuk Alat Laboratorium Lingkungan, Industrial Hygiene & K3
©2024 Gagas Envirotek Indonesia.