Pertama, lakukan pemeriksaan di rumah Anda untuk mencari sumber VOC yang umum. Carilah persediaan bahan kimia yang tidak terpakai, seperti cat, pernis, pelarut, perekat dan dempul. Perabotan rumah tangga seperti karpet, furnitur berlapis kain, atau barang-barang yang terbuat dari kayu komposit cenderung mengeluarkan lebih banyak VOC saat masih baru.
Beberapa langkah untuk mengurangi eksposur Anda meliputi:
- Kontrol Sumber : Hapus atau kurangi jumlah produk di rumah Anda yang mengeluarkan VOC.
- Beli hanya yang Anda butuhkan untuk cat, pelarut, perekat, dan dempul. Bahan kimia yang tidak terpakai yang disimpan di rumah terkadang bisa “bocor” dan melepaskan VOC ke udara.
- Simpan bahan kimia yang tidak digunakan di garasi atau gudang di mana orang tidak menghabiskan banyak waktu.
- Buang bahan kimia yang tidak digunakan yang disimpan di rumah atau garasi Anda. Periksa dengan kota atau kabupaten Anda untuk lokasi pengumpulan limbah berbahaya rumah tangga .
- Pertimbangkan untuk membeli opsi cat dan perabotan VOC rendah.
- Saat membeli barang baru, cari model lantai yang diizinkan untuk kehabisan bensin di toko. Barang-barang kayu solid dengan hasil akhir emisi rendah akan mengandung lebih sedikit VOC daripada barang-barang yang dibuat dengan kayu komposit.
- Ventilasi dan Kontrol Iklim : Meningkatkan jumlah udara segar di rumah Anda akan membantu mengurangi konsentrasi VOC di dalam ruangan.
- Tingkatkan ventilasi dengan membuka pintu dan jendela. Gunakan kipas angin untuk memaksimalkan udara yang masuk dari luar.
- Jaga suhu dan kelembaban relatif serendah mungkin atau senyaman mungkin. Bahan kimia off-gas lebih banyak pada suhu dan kelembaban tinggi.
- Usahakan untuk melakukan renovasi rumah saat rumah tidak berpenghuni atau pada musim yang memungkinkan Anda membuka pintu dan jendela untuk meningkatkan ventilasi.