

Semakin berkembangnya zaman, semakin berkembang juga teknologinya. Namun, kerusakan alam yang terjadi akibat kemajuan teknologi juga tidak bisa kita pungkiri, salah satunya adalah pencemaran udara. Kita semua tahu bahwa, udara yang kita hirup saat ini tidaklah sebersih beberapa zaman kebelakang.
Lalu bagaimana cara mengatasinya? tentu saja kita harus bisa menjaga alam ini dengan berbagai cara seperti menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan, mengurangi penggunaan kendaraan peribadi dan lain sebagainya. Kita bisa mengetahui juga tingkat pencemaran dari udara dengan mengambil sampel, bagaimana caranya?
Adalah teknik pengambilan gas berdasarkan kemampuan gas pencemar terabsorpsi/bereaksi dengan larutan pereaksi spesifik. peralatan yang biasa digunakan adalah impinger.
berdasarkan kemampuan gas pencemar terdesorbsi pada permukaan padat adsorben. Jenis adsorben umum digunakan adalah karbon aktif TENAX-GC atau aberlite
teknik ini memerlukan alat penampung gas yaitu berupa botol yang inert yang telah divakumkan atau dengan kantong udara yang terbuat dari bahan tedlar atau teflon. Tenik ini sering digunakan untuk gas pencemar dengan konsentrasi yang tinggi dan tidak memerlukan pemekatan contoh udara.
Teknik ini menggunakan alat yang dapat mengetahui secara langsung konsentrasi kontaminan di udara. Alat ini menggunakan sistem sensor berdasarkan dari sifat kimia dan fisik dari kontaminan.
Itu dia beberapa teknik pengambilan sampel udara yang bisa digunakan untuk mengukur tingkat pencemaran. Ayo kita jaga lingkungan kita agar dunia bisa kembali sehat seperti sedia kala!