
Polusi tanah telah menghantui kita sejak lama. Masalahnya, Seluruh aktifitas manusia itu selalu berada di atas tanah. Dengan pertumbuhan populasi yang diperkirakan akan mencapai 9 miliar pada tahun 2050, polusi tanah adalah masalah dunia yang merusak tanah kita, meracuni makanan yang kita makan, air yang kita minum, dan udara yang kita hirup.
Fakta & angka
Di bawah ini Anda akan menemukan daftar tips sederhana yang akan membantu kita mengurangi polusi tanah:
Erosi tanah diaktifkan, ketika tidak ada pohon untuk mencegah lapisan atas tanah dibawa oleh berbagai agen alam seperti air dan udara.
Pengaruh hujan asam dan banjir dapat menghapus tanah yang sehat tanpa adanya pohon, yang sebaliknya akan membantu menyerap dan memelihara air ini dan racun yang menyertainya. Melalui upaya penghijauan dan penanaman pohon dan vegetasi baru di daerah yang berisiko erosi, pencemaran tanah dapat lebih terganggu.
Organisasi Kesehatan Dunia memperkirakan bahwa lebih dari 3 juta orang dirawat di rumah sakit karena keracunan pestisida setiap tahun, yang mengakibatkan seperempat juta kematian dini.
Penggunaan pestisida yang meluas dalam produksi pertanian dapat melemahkan dan menghancurkan komunitas mikroorganisme yang hidup di dalam tanah, terutama bila bahan kimia ini digunakan secara berlebihan atau disalahgunakan.
Alternatif saat ini yang mempromosikan praktik pertanian berkelanjutan termasuk rotasi tanaman, pengendalian hama biologis dan polikultur.
Membeli produk organik adalah salah satu cara termudah untuk mengurangi polusi di tanah kita.
Praktik produksi pertanian berkelanjutan telah menjadi vital untuk membalikkan tren degradasi tanah dan menjaga ketahanan pangan global saat ini dan masa depan. Jika lebih banyak orang membeli produk organik, permintaan makanan nonorganik akan menurun, yang berarti semakin sedikit alasan dan kesempatan untuk menggunakan pupuk dan pestisida yang berkontribusi terhadap pencemaran tanah.